MAMBERAMO TENGAH – Di tengah tantangan akses pasar yang masih menjadi persoalan bagi masyarakat pedalaman Papua, personel Satgas Yonif 521/DY memilih langkah sederhana namun berdampak langsung: memborong hasil tani yang dijual Mama-Mama Papua di Distrik Eragayam, Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua Pegunungan. Aksi tersebut tidak hanya membantu meningkatkan pendapatan warga, tetapi juga menjadi bagian dari pendekatan teritorial TNI dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat di wilayah penugasan.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin (1/6/2026) itu dilakukan oleh personel Pos Eragayam Satgas Yonif 521/DY dengan membeli berbagai komoditas hasil kebun masyarakat, mulai dari sayuran segar, umbi-umbian hingga hasil bumi lokal lainnya yang selama ini menjadi sumber penghidupan warga.
Komandan Pos Eragayam, Lettu Inf Anggi Hardika, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan teritorial yang secara rutin dilaksanakan untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat sekaligus mendukung perekonomian warga.
Kehadiran personel Satgas disambut hangat oleh para petani, khususnya Mama-Mama Papua yang setiap hari menjajakan hasil kebun mereka. Bagi sebagian warga, keterbatasan akses distribusi sering kali membuat hasil panen membutuhkan waktu lama untuk terjual.
Komandan Satgas Yonif 521/DY, Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, mengatakan bahwa pembelian hasil tani warga merupakan bentuk kepedulian terhadap perekonomian masyarakat sekaligus upaya mendorong semangat produktivitas di sektor pertanian.
"Kami ingin hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan membeli hasil tani warga secara langsung, kami berharap dapat membantu perputaran ekonomi masyarakat serta memberikan semangat kepada Mama-Mama Papua untuk terus berkarya dan bertani," ujarnya.
Salah seorang petani, Mama Jein (47), mengaku terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Menurutnya, hasil kebun yang biasanya membutuhkan waktu cukup lama untuk terjual kini dapat langsung habis dibeli, sehingga membantu memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya.
Selain memborong hasil tani, personel Satgas juga memanfaatkan kesempatan itu untuk berinteraksi dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi warga, serta memperkuat komunikasi sosial yang selama ini menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas di wilayah Papua Pegunungan.
Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pendekatan keamanan dan pembangunan sosial dapat berjalan beriringan. Melalui dukungan terhadap ekonomi kerakyatan, Satgas Yonif 521/DY berharap kehadiran TNI di daerah penugasan tidak hanya menjaga stabilitas wilayah, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.
Tulis Komentar