Kegiatan tersebut berlangsung di dua lokasi berbeda, yakni Desa Lubuk Ogung, Kecamatan Bandar Sei Kijang, dan Kelurahan Pangkalan Kerinci Barat, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.
Pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 09.30 WIB, Bhabinkamtibmas Desa Lubuk Ogung, AIPTU Aspan Hari, SH, melaksanakan monitoring tanaman jagung pipil di lahan milik Desa Lubuk Ogung yang dikelola BUMDes Ogung Mandiri.
Lahan yang berada di Jalan Batin Payung RT 01 RW 01 Dusun Mekar Sari, tepat di depan SMP Negeri 4 Bandar Sei Kijang, saat ini menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Berdasarkan hasil pengecekan, tanaman jagung dalam kondisi sehat dan diperkirakan memasuki masa panen pada akhir Juli 2026.
Dalam kegiatan tersebut, AIPTU Aspan Hari berdialog langsung dengan pengurus BUMDes dan masyarakat pengelola lahan guna memastikan proses perawatan tanaman berjalan optimal hingga masa panen tiba.
Kapolsek Bandar Sei Kijang AKP Abdul Halim, S.E., M.H. mengapresiasi pemanfaatan lahan desa untuk pengembangan komoditas pangan.
"Kami akan terus melakukan pendampingan dan monitoring terhadap program ketahanan pangan. Pemanfaatan lahan produktif tidak hanya mendukung kebutuhan pangan desa, tetapi juga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat," ujarnya.
Jagung Hibrida di Pangkalan Kerinci Tumbuh Subur
Sebelumnya, Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pangkalan Kerinci Barat, AIPDA Binton Manurung, melakukan pengecekan tanaman jagung pipil Kuartal III di lahan Kelompok Tani Asta Cita Km 55.
Lahan seluas sekitar tiga hektare yang berada di Jalan Lintas Sumatera Km 55 tersebut ditanami benih jagung hibrida NK 6172 Perkasa sejak 4 Mei 2026 dengan dukungan pemupukan menggunakan Urea, NPK, KCL, dan TSP.
Hasil monitoring menunjukkan tanaman berusia sekitar 70 hari setelah tanam (HST) telah mencapai tinggi sekitar 200–250 sentimeter dan mulai berbuah dengan pertumbuhan yang dinilai sangat baik. Hingga saat ini tidak ditemukan gangguan hama maupun kendala teknis di lapangan.
Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Shilton, S.I.K., M.H. menegaskan pihaknya akan terus mengawal keberhasilan program ketahanan pangan melalui sinergi antara Bhabinkamtibmas, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), dan kelompok tani.
"Kami mengapresiasi Kelompok Tani Asta Cita Km 55 yang konsisten merawat lahan. Bhabinkamtibmas juga kami minta aktif berkoordinasi dengan PPL dalam pengawasan, antisipasi hama, serta membantu menjembatani kebutuhan sarana produksi agar target panen pada 4 September 2026 dapat tercapai secara maksimal," katanya.
Polri Perkuat Ketahanan Pangan dari Tingkat Desa
Pendampingan yang dilakukan jajaran Polres Pelalawan merupakan bagian dari implementasi peran Polri sebagai mitra masyarakat dalam mendukung program strategis nasional, khususnya penguatan ketahanan pangan sebagaimana menjadi salah satu prioritas Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, kehadiran Bhabinkamtibmas di lapangan juga diharapkan mampu memberikan motivasi kepada petani, memastikan keberlangsungan budidaya tanaman pangan, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah desa, BUMDes, kelompok tani, dan instansi terkait.
Dengan kondisi tanaman yang tumbuh subur di kedua lokasi tersebut, Polres Pelalawan optimistis hasil panen jagung pipil pada akhir Juli dan awal September 2026 akan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat dan petani di Kabupaten Pelalawan.
Tulis Komentar