Pendidikan

JMSI Riau Targetkan Seluruh Wartawan Anggota Bersertifikat UKW, Profesionalisme Jadi Ukuran Utama

(Sumber foto: JMSI Riau)

GARDAPOS.COM, PEKANBARU — Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Riau menargetkan seluruh wartawan yang bekerja di media anggota JMSI Riau memiliki kompetensi jurnalistik yang dibuktikan melalui sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Target tersebut menjadi bagian dari upaya JMSI Riau mendorong peningkatan kualitas dan profesionalisme wartawan, sekaligus memperkuat standar kerja jurnalistik di tengah perkembangan pesat media siber.

Ketua JMSI Riau, H Dheni Kurnia, mengatakan pihaknya akan menggelar UKW pada Oktober 2026 dengan membuka tiga jenjang kompetensi, yakni Muda, Madya, dan Utama.

“Tahun depan itu, semua wartawan media anggota JMSI Riau ditargetkan sudah memiliki kompetensi. Kalau ada yang belum, tidak usah diladeni saat wartawan itu minta wawancara,” tegas Dheni saat silaturahmi JMSI Riau bersama jajaran Corporate Communication Pertamina Hulu Rokan (PHR), Kamis (17/9/2026).

Menurut Dheni, pelaksanaan UKW tersebut akan dilakukan JMSI Riau bekerja sama dengan Pikiran Rakyat, lembaga yang disebut memiliki kewenangan untuk melaksanakan UKW sesuai ketentuan Dewan Pers.

“Jadi kita mengadakan UKW untuk tingkatan Muda, Madya dan Utama,” ujarnya.

Kompetensi Wartawan Jadi Bagian dari Penguatan Ekosistem Pers

Sekretaris Bidang Jurnalisme Berkualitas JMSI Pusat, Satria Utama Batubara, menjelaskan pelaksanaan UKW di Riau merupakan bagian dari program JMSI Pusat yang dilaksanakan secara bertahap di sejumlah daerah.

Program tersebut dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada September 2026, Riau Oktober 2026, Bangka Belitung November 2026, dan Jawa Barat Desember 2026.

“JMSI mendorong peningkatan kompetensi dan profesionalisme wartawan melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen JMSI dalam memperkuat kualitas jurnalistik dan membangun ekosistem pers yang sehat, independen, serta bertanggung jawab,” kata Satria.

Langkah tersebut menempatkan kompetensi sebagai salah satu aspek penting dalam menjalankan profesi kewartawanan. UKW tidak sekadar menyangkut kepemilikan kartu atau sertifikat, tetapi berkaitan dengan kemampuan wartawan menjalankan tugas jurnalistik sesuai standar profesi dan prinsip-prinsip jurnalistik.

JMSI Riau dan PHR Perkuat Komunikasi

Dalam pertemuan tersebut, Manajer Corporate Communication PHR Wilayah Rokan, Fikri Fardhian, memperkenalkan diri setelah sekitar dua bulan menjalankan tugas pada posisi tersebut.

Ia didampingi sejumlah jajaran Media Relations PHR, yakni Victorio Chatra Primantara, Inggid Indriani, Sandika Prihatnala, serta Riyan.

Fikri mengatakan hubungan antara PHR dan organisasi pers di Riau selama ini telah berjalan dengan baik. Ia berharap komunikasi dan kerja sama tersebut dapat terus diperkuat.

“Saya mohon bantuan dan dukungan JMSI Riau. Apalagi selama ini sudah terjalin hubungan baik antara PHR dengan organisasi pers di Riau,” kata Fikri.

Silaturahmi tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan jajaran baru Corporate Communication PHR Wilayah Rokan kepada pengurus JMSI Riau serta membangun komunikasi yang lebih intensif dengan kalangan media.

Dari JMSI Riau hadir Ketua Dewan Kehormatan/Penasihat Fakhrunnas MA Jabbar bersama anggota, Ian Mahyar, anggota Dewan Pakar Aris Abeba, Sekretaris JMSI Riau Alzam Deri, Wakil Sekretaris Harismanto Djambak, Wakil Bendahara Yandes Maksus, serta Ketua ITE & Digital Harsono.

(rls)


[Ikuti GardaPos.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar