Program strategis yang digelar Kodam XIX/Tuanku Tambusai bersama Pemerintah Kabupaten Pelalawan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun infrastruktur sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.
Upacara pembukaan TMMD dipimpin langsung oleh Bupati Pelalawan H. Zukri dan turut dihadiri Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Dr. Agustatius, S.Sos., M.Si., M.Han., jajaran Forkopimda Pelalawan, unsur TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan.
Mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah”, kegiatan ini menjadi bukti nyata peran TNI dalam mendukung percepatan pembangunan daerah sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Dalam amanatnya, Bupati Pelalawan Zukri menegaskan bahwa TMMD bukan hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai kebersamaan dan gotong royong masyarakat.
“TMMD merupakan bukti nyata sinergi TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat. Melalui program ini, kita mempercepat pemerataan pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan,” ujar Zukri.
Setelah pembacaan laporan kesiapan oleh Dansatgas TMMD, kegiatan dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta, penyerahan alat kerja secara simbolis, serta penandatanganan naskah penyerahan program TMMD kepada Dansatgas sebagai tanda dimulainya seluruh rangkaian kegiatan.
Bangun Infrastruktur hingga Perkuat Ketahanan Masyarakat
Dalam pelaksanaan TMMD Ke-129 ini, Kodim 0313/Kampar menjadi pelaksana kegiatan dengan sejumlah sasaran fisik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Adapun sasaran utama meliputi peningkatan badan jalan sepanjang 2,5 kilometer, pembangunan 3 unit rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan 3 unit MCK, serta pembuatan 3 titik sumur bor sebagai upaya mendukung kebutuhan dasar masyarakat.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai program nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, bela negara, bahaya narkoba, hukum dan keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas), pelayanan kesehatan, pencegahan stunting, kegiatan Posyandu, hingga edukasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Tidak hanya itu, program tambahan unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) turut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan, di antaranya pembangunan 2 unit RTLH, pembangunan 2 titik sarana air bersih, penghijauan, pembersihan lingkungan, rehabilitasi Masjid Nurul Ihsan, penanganan stunting, serta penguatan ketahanan pangan masyarakat.
150 Prajurit TNI Bersama Warga Bergotong Royong
Dalam pelaksanaan TMMD Ke-129, sebanyak 150 personel TNI yang terdiri dari staf dan Satuan Setingkat Kompi (SSK) akan bersinergi dengan 36 warga masyarakat untuk menyelesaikan seluruh target pembangunan yang telah ditetapkan.
Melalui program tersebut, Kodam XIX/Tuanku Tambusai menegaskan bahwa TMMD bukan hanya menjadi program pembangunan, tetapi juga menjadi ruang mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan, TMMD Ke-129 diharapkan mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat Pelalawan, memperkuat ketahanan wilayah, serta mendorong pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan.
Tulis Komentar