Nasional

Soroti Kinerja Kapolresta Pekanbaru, Kabid PPD HMI Cabang Pekanbaru: 'Lebih Baik Mundur Sebelum Kami Minta Kapolri Evaluasi Kinerjanya'

(Ist).

GARDAPOS.COM, PEKANBARU - Terkait dengan tidak kondusifnya THM (Tempat Hiburan Malam) di Kota Pekanbaru yang mengakibatkan keresahan ditengah masyarakat, banyaknya dugaan transaksional narkoba dan minuman keras sehingga menghilangkan esensial nama kota madani di kota Pekanbaru. 

Kapolresta Pekanbaru tidak becus dalam penegakan hukum terkait hiburan malam di Kota Pekanbaru, sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2002 tentang Hiburan Umum, dalam jam operasional tempat hiburan malam dibatasi mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB, namum pada kenyataannya di lapangan hiburan malam buka sampai pagi.

Demikian keterangan Ketua Umum HMI Cabang Pekanbaru melalui Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah (PPD), Habza J.A kepada gardapos, Senin (19/9/2022) yang menilai Kapolresta Pekanbaru bpk. Kombes. Pol. Dr. Pria Budi, S.I.K., M.H. tidak tegas serta tidak kompeten lagi dalam menjalankan tugas dan fungsinya di Kota Pekanbaru.
 
Hal tersebut lanjutnya bukan tanpa alasan, berdasarkan hasil analisa kami bahwa keresahan masyarakat tersebut bersumber dari Tempat Hiburan Malam (THM) yang tak lagi sesuai dengan peraturan daerah yang berlaku sehingga berdampak kepada masyarakat. Karena pelaku kegaduhan yang meresahkan masyarakat itu diduga kuat dilakukan oleh orang orang yang mabuk paska keluar dari THM tersebut, ungkapnya.

Kabid PPD Habza J.A juga mengungkapkan, "jika Polresta hanya melakukan penertiban di ruas ruas jalan protokol saja menurut kami itu tidak optimal, seharusnya Polresta Juga memantau peredaran narkoba dan miras juga terkait izin jam buka tutup operasional THM yang ada di kota Pekanbaru".

Jangan sampai kota Pekanbaru sebagai kota madani yang menjadi central perekonomian di Provinsi Riau menjadi momok yang menakutkan, pungkas Kabid PPD HMI Cabang Pekanbaru ini.

Dan yang terakhir lanjutnya, "kami memberikan atensi kepada Kapolresta Pekanbaru seandainya sudah tidak sanggup menangani Kota Pekanbaru lebih baik mundur saja dan kami juga minta Kapolri evaluasi kinerja Kapolresta Pekanbaru, dan apabila Kapolresta Pekanbaru sudah tidak layak maka kami meminta Kapolri Copot Kapolresta Pekanbaru, tutup Habza J.A. *


[Ikuti GardaPos.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar