Sosbud

Merah Putih Berkibar di Puncak Walesi, TNI dan Warga Papua Satukan Langkah Sambut HUT ke-81 RI

(Sumber foto: Pen Yonif 645/Gardatama Yudha).

GARDAPOS.COM, WALESI, PAPUA – Semangat kemerdekaan menjangkau hingga pelosok Papua. Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, prajurit Pos Kotis Walesi Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 645/Gardatama Yudha bersama pelajar, guru, dan masyarakat Distrik Walesi mengibarkan Sang Merah Putih di puncak Bukit Walesi, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni menjelang peringatan kemerdekaan. Menyeberangi sungai dan mendaki bukit bersama warga menjadi simbol bahwa semangat kebangsaan tidak mengenal batas geografis. Dari wilayah pegunungan Papua, Merah Putih kembali ditegakkan sebagai simbol persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Rangkaian kegiatan diawali dengan edukasi kebangsaan dan pembagian atribut Merah Putih kepada para siswa di sekolah. Setelah itu, prajurit, pelajar, guru, dan masyarakat bersama-sama membawa tiang bendera menuju puncak bukit.

Perjalanan menuju lokasi dilakukan dengan berjalan kaki dan menyeberangi sungai. Sesampainya di puncak, seluruh peserta bergotong royong mendirikan tiang dan mengibarkan Bendera Merah Putih. Kegiatan dilanjutkan dengan penghormatan terpimpin sebagai bentuk penghormatan terhadap simbol negara.

Suasana kebersamaan semakin terasa ketika prajurit dan masyarakat menikmati makanan ringan bersama setelah kegiatan pengibaran bendera.

Nasionalisme yang Tumbuh dari Kebersamaan

Bagi Satgas Yonif 645/Gardatama Yudha, kegiatan tersebut memiliki makna lebih luas daripada sekadar menyambut HUT Kemerdekaan.

Gotong royong bersama warga menjadi ruang untuk membangun kedekatan sosial sekaligus menanamkan nilai cinta tanah air kepada generasi muda Papua. Kehadiran pelajar dalam kegiatan tersebut juga menjadi pesan bahwa nasionalisme harus diwariskan dan dirawat sejak dini.

Dansatgas Yonif 645/Gardatama Yudha Letkol Inf Yan Rangga Rahabistara, S.M., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Satgas menjaga kedaulatan negara melalui pendekatan humanis.

“Kami ingin memastikan bahwa semangat Kemerdekaan RI terpancar hingga ke pelosok Papua. Kebersamaan hari ini mencerminkan betapa kokohnya kemanunggalan TNI dan rakyat,” tegas Letkol Inf Yan Rangga.

Pendekatan tersebut menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam membangun ketahanan wilayah. Di tengah tugas pengamanan perbatasan RI-PNG, interaksi sosial melalui pendidikan, kebudayaan, dan kegiatan kebangsaan menjadi sarana untuk memperkuat kepercayaan antara prajurit dan masyarakat.

Merah Putih dari Bukit Walesi

Pengibaran Merah Putih di Bukit Walesi juga membawa pesan bahwa kemerdekaan bukan hanya milik masyarakat di pusat-pusat kota. Semangat Indonesia harus hadir hingga kampung-kampung, pegunungan, dan wilayah perbatasan.

Bagi generasi muda Walesi, pengalaman menempuh perjalanan bersama menuju puncak bukit, mendirikan tiang, kemudian berdiri hormat di hadapan Merah Putih menjadi pengalaman kebangsaan yang konkret.

Di titik itu, nasionalisme tidak berhenti pada slogan. Ia diwujudkan melalui kebersamaan, gotong royong, penghormatan terhadap simbol negara, dan kepedulian terhadap sesama.

Melalui kegiatan tersebut, Satgas Yonif 645/Gardatama Yudha kembali menegaskan komitmennya untuk membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat Papua sekaligus menumbuhkan semangat persatuan dan kecintaan terhadap Tanah Air.

Dari puncak Bukit Walesi, Merah Putih berkibar membawa satu pesan sederhana: Indonesia hadir, bersatu, dan merayakan kemerdekaan bersama seluruh rakyatnya hingga pelosok Papua.


[Ikuti GardaPos.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar