GARDAPOS.COM, BOGOR — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan taklimat langsung kepada para Komandan Satuan Tentara Nasional Indonesia (TNI), pada Kamis 30 April 2026 dalam sebuah forum strategis yang digelar di Universitas Pertahanan RI.
"Presiden menekankan pentingnya kesiapsiagaan TNI dalam menghadapi dinamika ancaman global yang semakin kompleks, mulai dari konflik geopolitik, perang siber, hingga potensi gangguan terhadap kedaulatan negara".
Dilansir dari laman pejuanginformasiindonesia, Presiden Prabowo mengingatkan, bahwa TNI harus menjadi garda terdepan yang tidak hanya kuat secara militer, tetapi adaptif terhadap perkembangan teknologi modern.
“Prajurit TNI harus memiliki disiplin tinggi, loyalitas tanpa batas kepada negara, serta kemampuan berpikir strategis dalam setiap situasi,” pungkas Presiden Prabowo Subianto.
Kemudian Presiden juga menyoroti pentingnya modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di tubuh TNI. Menurutnya, kekuatan pertahanan tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga oleh integritas dan profesionalisme prajurit.
Dalam forum itu, Presiden turut mengingatkan pentingnya sinergi antara TNI dengan institusi lain, termasuk Polri dan lembaga pemerintah, guna menjaga stabilitas nasional. Ia juga menekankan bahwa TNI harus selalu hadir di tengah rakyat sebagai pelindung dan pengayom.
Taklimat ini dihadiri oleh para perwira tinggi dari tiga matra TNI, yaitu Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat konsolidasi internal serta menyamakan visi strategis pertahanan nasional ke depan.
Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebangsaan, mencerminkan komitmen bersama untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.**
Tulis Komentar