Nasional

Bupati Harris dan Sekda TM Diduga Lalai Benahi Tatakelola Kinerja Pemdes Sei Ara Pelalawan, Jo Kampe: Program Lahan Cetak Sawah 118 Hektar Pepesan Kosong

Jo Kampe

GARDAPOS.COM, PELALAWAN - Kasus dugaan penyalahgunaan wewenang yang diduga akan dilaporkan warga (JI) Sei Ara terkait dijualnya lahan Kas Desa Sei Ara Kec.Pelalawan ternyata ada berkaitan dengan program Bupati Harris waktu menghadiri panen raya mengutip riauglobal pada Selasa, 28 Januari 2020 lalu yang dihadiri Bupati Harris dalam kegiatan Panen Raya.

Dalam pidatonya (Bupati Harris,red) menyatakan  bahwa “Dengan adanya lahan yang telah digarap seluas 12 hektar, kedepannya masyarakat bersama perusahaan bisa menambah luas wilayah pertanian, karena masih ada lahan kosong lebih kurang 118 hektare lagi yang belum digarap" katanya.

Nah, pernyataan Bupati Harris ini menurut Jo Kampe warga Sei Ara mendapat sorotan dan kritik tajam karena lahan yang disebutkan dia itu riil nya seperti apa? Katanya.

Sementara ada lahan cetak sawah ditanami warga sawit dan lahan kas desa sebahagian sudah dikuasai oleh oknum keluarga aparat pemerintah desa diduga sudah di perjual belikan, bagaimana bisa Bupati Harris mengatakan ada lahan kosong lebih kurang 118 hektar untuk persawahan dan belum digarap.

Jadi menurutnya (Jo Kampe,red) apa yang di katakan Bupati Harris 2 periode ini diduga tidak melalui analisa yang kongkrit alias pepesan kosong saja, ungkapnya kepada gardapos, Kamis (18/6) di Pangkalan Kerinci.

Kemudian lanjut Jo Kampe menegaskan, bahwa barang ini (lahan cetak sawah, red) sudah menghabiskan anggaran APBN dan APBD Provinsi Riau lebih kurang Rp 750 juta terbagi oleh 3 (tiga) kelompok tani (dok terlampir) di sampaikan Jo Kampe kepada gardapos.

"Jadi sudahilah pembiaran dan berbuat menyalah, mari kita jaga aset dan benahi tatakelola Pemerintahan di Kabupaten Pelalawan ini, karena ini menyangkut uang rakyat untuk pembangunan di Kabupaten Pelalawan kedepannya, tutup Jo Kampe.

(tim/gp.1)


[Ikuti GardaPos.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar