JMSI Riau Resmikan Kantor di Gedung Nurbahrij Yoesoep, Kolaborasi Organisasi Pers Jadi Taruhan

Jumat, 09 Oktober 2026

Ket foto: peresmian pemakaian Kantor Sekretariat JMSI Riau (8/10) di Gedung Nurbahrij Yoesoep, Jalan Sumatera No. 6 Kota Pekanbaru.

GARDAPOS.COM, PEKANBARU — Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Riau resmi menggunakan kantor barunya di Gedung Nurbahrij Yoesoep, Jalan Sumatera No. 6, Kelurahan Simpang Empat, Kecamatan Pekanbaru Kota, Kamis (8/10/2026). Peresmian yang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Ketua JMSI Riau, H. Dheni Kurnia, menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus membuka ruang kolaborasi antarlembaga pers di tengah persaingan industri media yang kian dinamis.

Dheni Kurnia meresmikan kantor tersebut didampingi Wakil Ketua JMSI Riau, Assoc. Prof. Dr. H. Syafriadi, S.H., M.H.; Ketua Dewan Penasihat JMSI Riau, Fakhrunnas MA Jabbar; Ketua Dewan Pakar, Aris Abeba; serta sejumlah pengurus JMSI Riau lainnya.

Dalam sambutannya, Dheni menyebut kepindahan JMSI Riau ke gedung tersebut sebagai momen kembali ke tempat yang memiliki nilai historis bagi perjalanan organisasi pers di Riau.

"Hari ini kita pulang kampung, karena dulu kita juga berkantor di sini saat saya masih jadi Ketua PWI Riau dan Pak Syafriadi jadi Ketua SPS Riau," ungkap Dheni.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa keberadaan kantor JMSI Riau bukan sekadar persoalan alamat sekretariat. Gedung itu memiliki jejak historis sebagai ruang aktivitas sejumlah organisasi pers yang pernah dan masih berkiprah di Provinsi Riau.

Selain JMSI Riau, Gedung Nurbahrij Yoesoep juga menjadi tempat berkantor Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Riau, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Riau, dan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Riau.

Kehadiran sejumlah organisasi tersebut membuka peluang untuk memperkuat komunikasi, membangun program bersama, serta memperluas kontribusi organisasi pers terhadap perkembangan ekosistem media di Riau.

Dheni pun mengajak seluruh organisasi dan perusahaan pers yang berkantor di gedung tersebut untuk menjaga fasilitas bersama dan membangun kolaborasi.

Ajakan itu memiliki relevansi di tengah perubahan industri media, ketika perusahaan pers menghadapi tantangan keberlanjutan usaha, perkembangan teknologi digital, perubahan pola konsumsi informasi masyarakat, serta kebutuhan menjaga profesionalisme jurnalistik.

Dalam konteks tersebut, keberadaan kantor organisasi dapat berfungsi lebih dari sekadar pusat administrasi. Kantor juga dapat menjadi ruang konsolidasi, pertukaran gagasan, peningkatan kapasitas perusahaan pers, dan penguatan jejaring antarpelaku industri media.

Syafriadi: Awal yang Baik bagi JMSI Riau

Wakil Ketua JMSI Riau, Assoc. Prof. Dr. H. Syafriadi, S.H., M.H., berharap peresmian kantor tersebut menjadi awal yang baik bagi penguatan organisasi JMSI Riau.

"Dari dulu kita nyaman berkantor di sini. Apalagi tempatnya sudah familiar dan posisinya strategis di tengah-tengah kota," ujar Syafriadi.

Menurutnya, lokasi yang telah dikenal dan berada di pusat Kota Pekanbaru memberikan nilai praktis bagi aktivitas organisasi. Namun, keberadaan kantor pada akhirnya perlu diikuti dengan kegiatan dan program yang memberikan manfaat nyata bagi anggota serta perusahaan pers yang tergabung dalam organisasi.

Di tengah persaingan bisnis media siber, konsolidasi organisasi menjadi salah satu ruang untuk memperkuat kapasitas perusahaan pers. Persaingan tidak hanya berlangsung dalam kecepatan menyajikan informasi, tetapi juga dalam menjaga kredibilitas, kualitas pemberitaan, inovasi digital, dan kemampuan membangun model usaha yang berkelanjutan.

Karena itu, momentum peresmian kantor JMSI Riau dapat menjadi kesempatan untuk memperkuat sinergi tanpa menghilangkan identitas, kemandirian, maupun karakter masing-masing organisasi pers.

Kolaborasi tidak berarti menghapus persaingan bisnis. Sebaliknya, kerja sama yang sehat dapat dibangun melalui pertukaran pengetahuan, peningkatan kompetensi, penguatan etika jurnalistik, dan upaya bersama menjaga keberlangsungan ekosistem pers yang profesional.

Konsolidasi Organisasi, Tantangan Berikutnya

Peresmian kantor JMSI Riau menandai dimulainya babak baru aktivitas organisasi di Gedung Nurbahrij Yoesoep. Akan tetapi, nilai strategis sebuah kantor tidak berhenti pada seremoni peresmian atau kedekatan dengan pusat kota.

Tantangan berikutnya adalah bagaimana menjadikan kantor tersebut sebagai pusat kegiatan yang produktif, memperkuat solidaritas anggota, serta mendorong perusahaan media siber menghadapi perubahan industri dengan lebih siap.

Di sisi lain, keberadaan JMSI Riau bersama organisasi pers lainnya di satu gedung juga membawa tanggung jawab untuk menjaga komunikasi dan hubungan kelembagaan secara profesional.

Pada akhirnya, kekuatan organisasi pers tidak semata-mata ditentukan oleh lokasi kantor atau simbol kebersamaan, melainkan oleh kapasitas organisasi dalam memperjuangkan kepentingan anggotanya, menjaga independensi pers, meningkatkan kualitas jurnalistik, dan mendorong perusahaan media tumbuh secara sehat.

Dari Gedung Nurbahrij Yoesoep, pesan yang mengemuka adalah pentingnya kolaborasi di tengah kompetisi. Sebuah tantangan yang menuntut organisasi pers bukan hanya hadir secara kelembagaan, tetapi juga mampu memberikan nilai nyata bagi masa depan industri media di Riau.