
H.Azwir, S.Ag.
GARDAPOS.COM, PANGKALAN KERINCI — Pengabdian dan pengalaman di lingkungan pendidikan kembali mendapat kepercayaan baru. H. Azwir, S.Ag., yang sebelumnya dipercaya membina guru Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Pancasila di Sekolah Taruna Andalan, kini mengemban amanah sebagai Pembina Perpustakaan SD dan SMP Taruna Andalan.
Kepercayaan tersebut tertuang dalam Petikan Keputusan Yayasan Kerinci Citra Kasih (YKCK) Nomor 051/YKCK/SK/VII/2026, yang ditetapkan di Pangkalan Kerinci pada 1 Juli 2026.
Dalam keterangannya, Rabu (2/9/2026), Azwir mengatakan penugasan baru tersebut merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia kini diberikan tanggung jawab untuk membina dan mendorong pengelolaan perpustakaan pada jenjang SD dan SMP Taruna Andalan agar semakin mampu menunjang proses pembelajaran peserta didik.
Menurut Azwir, perpustakaan tidak semestinya hanya dipandang sebagai tempat menyimpan buku. Lebih dari itu, perpustakaan merupakan salah satu bagian penting dalam membangun budaya membaca, memperluas wawasan, serta memperkuat proses pembelajaran siswa.
“Ke depan, saya berharap sekolah Taruna Andalan dapat lebih baik dalam memberikan pelayanan perpustakaan, sehingga siswa SD dan SMP Taruna Andalan dapat menimba ilmu pengetahuan yang bersumber dari buku-buku pustaka,” kata Azwir.
Penugasan tersebut sekaligus membuka ruang bagi penguatan fungsi perpustakaan sebagai bagian dari ekosistem pendidikan sekolah.
Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya informasi digital, keberadaan perpustakaan tetap memiliki posisi penting. Buku dapat menjadi sumber pengetahuan yang membantu siswa memperdalam materi pembelajaran, membangun kebiasaan membaca, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis.
Karena itu, tantangan pembina perpustakaan bukan hanya memastikan koleksi buku tersedia, tetapi juga bagaimana perpustakaan benar-benar hidup dan dimanfaatkan oleh siswa maupun guru.
Pengelolaan yang baik dapat mencakup penataan koleksi, kemudahan akses bagi siswa, peningkatan minat baca, program literasi, hingga pemanfaatan perpustakaan sebagai ruang belajar yang nyaman dan produktif.
Bagi Azwir, jabatan baru tersebut merupakan bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab untuk memberikan kontribusi terhadap kemajuan pendidikan di lingkungan Taruna Andalan.
Pengalaman sebelumnya dalam pembinaan bidang keagamaan dan Pendidikan Pancasila menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya di lingkungan sekolah. Kini, pengalaman tersebut diharapkan dapat diteruskan melalui penguatan aspek literasi dan budaya membaca.
Pada akhirnya, keberhasilan perpustakaan tidak hanya diukur dari berapa banyak buku yang tersimpan di rak, tetapi dari seberapa jauh koleksi tersebut mampu menggerakkan siswa untuk membaca, belajar, mencari pengetahuan, dan mengembangkan wawasan.
Dengan amanah baru tersebut, H. Azwir dihadapkan pada pekerjaan penting: menjadikan perpustakaan SD dan SMP Taruna Andalan bukan sekadar ruang penyimpanan buku, melainkan ruang tumbuhnya pengetahuan dan karakter generasi muda.