Disiplin Adalah Kekuatan Tempur: Korem 132/Tadulako Tegaskan Zero Pelanggaran dan Perkuat Profesionalisme Prajurit

Senin, 03 Agustus 2026

(Sumber foto: Penrem 132/Tdl)

GARDAPOS.COM, PALU – Korem 132/Tadulako kembali menegaskan bahwa disiplin merupakan fondasi utama kekuatan militer. Melalui Upacara Bendera Mingguan yang digelar di Lapangan Makorem 132/Tadulako, Senin (3/8/2026), seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) diingatkan bahwa profesionalisme TNI tidak hanya diukur dari kemampuan tempur, tetapi juga dari kepatuhan terhadap aturan, integritas, dan kesiapan fisik dalam menjalankan tugas negara.

Upacara yang diikuti seluruh personel tersebut dipimpin Kasi Intel Korem 132/Tadulako Letkol Arh Priyoni Palebangan selaku Inspektur Upacara. Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya menjaga kondisi kesehatan dan kebugaran sebagai modal dasar setiap prajurit dalam menghadapi dinamika tugas yang semakin kompleks.

"Laksanakan olahraga dengan bergembira dan senang. Jadikan olahraga sebagai kebutuhan untuk menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh," tegasnya di hadapan peserta upacara.

Namun, penekanan utama dalam amanat tersebut bukan hanya mengenai kebugaran fisik. Letkol Arh Priyoni mengingatkan bahwa disiplin merupakan identitas seorang prajurit. Karena itu, setiap personel diminta menjauhi segala bentuk pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik institusi maupun merugikan diri sendiri.

"Jangan membuat pelanggaran. Kalau tidak bisa berprestasi, setidaknya jangan membuat pelanggaran," pesannya.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa membangun satuan yang profesional tidak hanya melalui pencapaian prestasi, tetapi juga dengan menjaga integritas, loyalitas, dan kepatuhan terhadap hukum serta aturan yang berlaku di lingkungan TNI AD.

Secara strategis, pelaksanaan upacara mingguan bukan sekadar rutinitas militer. Kegiatan ini menjadi instrumen pembinaan personel untuk memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan kesiapsiagaan operasional, serta menyatukan visi pengabdian seluruh prajurit dalam menghadapi tantangan tugas di wilayah.

Di tengah perkembangan lingkungan strategis yang terus berubah, Korem 132/Tadulako memandang bahwa kesiapan personel harus dibangun melalui keseimbangan antara kemampuan fisik, mental, disiplin, dan moral. Kombinasi tersebut menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI.

Melalui momentum upacara mingguan ini, seluruh prajurit dan PNS Korem 132/Tadulako kembali diingatkan untuk menjadikan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sebagai pedoman utama dalam setiap pelaksanaan tugas.

Dengan penguatan disiplin, peningkatan profesionalisme, dan komitmen terhadap pengabdian, Korem 132/Tadulako menegaskan tekadnya untuk terus menghadirkan prajurit yang tangguh, berintegritas, siap menjalankan setiap penugasan, serta mampu menjaga kehormatan TNI AD di tengah masyarakat.