Saat Bencana Tak Memilih Korban, Kodam I/BB dan SAR Medan Perkuat Barisan Kemanusiaan

Selasa, 02 Juni 2026

(Sumber foto: Pendam I/BB, Istimewa).

GARDAPOS.COM, MEDAN – Di balik setiap operasi penyelamatan, ada koordinasi yang terbangun jauh sebelum sirene darurat berbunyi. Kesadaran itulah yang menjadi semangat pertemuan antara Panglima Kodam I/Bukit Barisan (Pangdam I/BB) Mayjen TNI Hendy Antariksa dan jajaran Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Medan di Makodam I/BB, Selasa (2/6/2026).

Di Ruang Kerja Pangdam I/BB, suasana hangat mewarnai audiensi yang tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi antarlembaga. Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi dua institusi yang selama ini kerap berdiri di garis depan saat bencana melanda dan nyawa manusia membutuhkan pertolongan cepat.

Sumatera Utara merupakan wilayah yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi, mulai dari banjir, longsor, hingga berbagai kondisi darurat lainnya. Dalam situasi seperti itu, kecepatan respons dan soliditas antarinstansi menjadi faktor penentu keberhasilan operasi kemanusiaan.

Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa menegaskan bahwa hubungan kerja sama antara TNI dan SAR yang selama ini terjalin merupakan modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan. Menurutnya, koordinasi yang kuat akan mempermudah proses penanganan bencana sekaligus memastikan bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara cepat dan tepat.

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Medan, Hery Marantika, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Kodam I/Bukit Barisan dalam berbagai operasi pencarian, pertolongan, dan penanggulangan bencana. Ia menilai kolaborasi yang telah dibangun selama ini menjadi salah satu kekuatan utama dalam menjalankan misi-misi kemanusiaan di wilayah Sumatera Utara.

Momen penting dalam audiensi tersebut ditandai dengan penyerahan penghargaan kepada Pangdam I/BB sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kontribusi dalam penanganan bencana banjir yang terjadi sepanjang tahun 2025. Penghargaan itu menjadi simbol pengakuan atas kerja sama lintas institusi yang telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor SAR Medan juga menyerahkan undangan kepada Pangdam I/BB untuk menghadiri pembukaan pelatihan SAR yang akan digelar dalam waktu dekat. Kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkuat kapasitas sumber daya manusia dan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana di masa mendatang.

Audiensi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan. Bagi kedua institusi, pertemuan ini bukan sekadar agenda formal, melainkan bagian dari ikhtiar memperkuat barisan kemanusiaan. Sebab ketika bencana datang tanpa mengenal waktu dan tempat, yang dibutuhkan masyarakat adalah hadirnya negara melalui kerja sama yang solid, cepat, dan mampu menyelamatkan lebih banyak nyawa.