Menembus Sunyi Pegunungan Papua, Prajurit Yonif 521/DY Hadir Bawa Sembako dan Harapan

Sabtu, 23 Mei 2026

(Sumber foto: Yonif 521/DY, Istimewa).

GARDAPOS.COM, APALAPSILI — Udara dingin pegunungan menyelimuti Distrik Apalapsili, Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan, Jumat (23/5/2026). Di tengah sunyi lembah dan perbukitan, langkah para prajurit Satgas Yonif 521/DY menyusuri rumah-rumah warga membawa bukan hanya bantuan sembako, tetapi juga pesan tentang kepedulian dan kebersamaan.

Satu per satu rumah warga didatangi personel Pos Apalapsili. Mereka tak sekadar menyerahkan bantuan, tetapi duduk bersama masyarakat, mendengar cerita, keluhan, hingga harapan warga yang hidup di wilayah pedalaman Papua.

Anak-anak tampak antusias menyambut kedatangan prajurit TNI. Senyum merekah dari wajah para orang tua ketika bingkisan sembako diserahkan langsung ke tangan mereka. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan begitu terasa di setiap sudut kampung.

Bagi masyarakat Apalapsili, kehadiran prajurit bukan hanya tentang pengamanan wilayah, melainkan juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat di daerah pegunungan yang aksesnya masih terbatas.

Komandan Satgas Yonif 521/DY, Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, mengatakan kegiatan anjangsana tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI untuk terus hadir di tengah masyarakat Papua.

“Melalui kegiatan ini kami ingin membangun kedekatan emosional dengan masyarakat, sehingga tercipta rasa aman, nyaman, dan hubungan kekeluargaan yang harmonis antara TNI dan warga,” ujarnya.

Menurutnya, pendekatan humanis menjadi salah satu cara penting dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua Pegunungan. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat diharapkan mampu memperkuat rasa saling percaya dan kebersamaan.

Di sebuah rumah sederhana, Melki (37), tokoh masyarakat Distrik Apalapsili, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan Satgas Yonif 521/DY kepada warga.

“Kami senang karena bapak-bapak TNI datang melihat masyarakat di sini. Bantuan ini sangat membantu kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Bagi warga pedalaman, bantuan sembako yang datang bukan hanya soal isi paket yang diterima, tetapi juga tentang perhatian dan kepedulian yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kegiatan berlangsung aman dan penuh keakraban. Di tengah keterbatasan wilayah pegunungan Papua, momen sederhana itu menjadi gambaran tentang upaya membangun kemanunggalan TNI dengan rakyat — menghadirkan rasa aman sekaligus harapan bagi masyarakat di ujung timur Indonesia.(**/gpc)