
(Sumber foto: Pendam I/BB, Istimewa).
GARDAPOS.COM, NIAS — Kodam I/Bukit Barisan mulai melaksanakan karya bakti skala besar dengan membangun Jembatan Perintis Garuda di Sungai Hou, Desa Hou, Kecamatan Bawolato, Kabupaten Nias, Sabtu (9/5/2026). Pembangunan jembatan sepanjang 35 meter tersebut diharapkan mampu membuka akses transportasi masyarakat dan mempercepat aktivitas ekonomi warga di wilayah tersebut.
Pengerjaan jembatan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan personel gabungan dari Yonif TP 903/BS, Koramil 03/Idg Kodim 0213/Nias, serta Yonzipur I/DD. Pada tahap awal, personel difokuskan pada perakitan besi dan pelangsiran material menuju lokasi pembangunan.
Hingga hari pertama pelaksanaan, progres pekerjaan dilaporkan telah mencapai 15,2 persen.
Meski berada di wilayah dengan medan yang cukup berat, personel TNI tetap bekerja maksimal menggunakan peralatan manual seperti cangkul, tembilang, skop, dan plengki untuk mempercepat proses pembangunan.

Kehadiran Jembatan Perintis Garuda disambut antusias masyarakat setempat. Selama ini, warga mengalami keterbatasan akses transportasi, terutama saat melintasi Sungai Hou yang kerap menjadi hambatan bagi mobilitas masyarakat dan distribusi hasil ekonomi warga.
Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program karya bakti TNI AD yang disebut sejalan dengan inisiatif Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke daerah terpencil.
Selain membuka keterisolasian wilayah, keberadaan jembatan itu juga diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Nias.

Kapendam I/BB, Sandy, mengatakan karya bakti skala besar tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian TNI AD dalam membantu percepatan pembangunan di daerah.
“Kodam I/BB akan terus mendukung program pemerintah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan infrastruktur memadai,” ujarnya.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda ditargetkan dapat segera rampung agar manfaatnya cepat dirasakan masyarakat, terutama dalam memperlancar akses pendidikan, kesehatan, dan aktivitas perekonomian warga di Kecamatan Bawolato.**